https://pati.times.co.id/
Berita

Belum Ada Kepastian, Donald Trump Sudah Mengklaim Hamas Bakal Lucuti Senjatanya

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26
Belum Ada Kepastian, Donald Trump Sudah Mengklaim Hamas Bakal Lucuti Senjatanya Israel menetapkan syarat untuk mencegah dimulainya rekonstruksi Gaza (FOTO: Al Jazeera/AP)

TIMES PATI, JAKARTA – Donald Trump mengklaim Hamas siap melucuti senjata seiring kemajuan proses perdamaian Gaza, meskipun belum ada kepastian dari para militan itu.

Kelompok militan yang berbasis di Gaza itu belum mengkonfirmasi pelucutan senjata tersebut.

Hamas mengatakan, bahwa dikembalikannya jenazah sandera Israel yang terakhir, Ran Gvili, menunjukkan komitmennya terhadap gencatan senjata. Tetapi hingga saat ini Hamas belum meletakkan senjata-senjatanya.

Hamas berulang kali menyatakan bahwa perlucutan senjata itu adalah garis merah. Mereka juga mengisyaratkan bahwa mereka secara terbuka akan menyerahkan senjatanya kepada otoritas pemerintahan Palestina.

Pekan lalu, Amerika Serikat mengatakan, bahwa mereka sedang memasuki fase selanjutnya dari rencana gencatan senjata yang mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan kelompok ahli Palestina yang akan mengelola urusan sehari-hari.

Presiden Donald Trump kemudian  mengatakan pada hari Kamis kemarin, bahwa Hamas akan menyerahkan senjatanya, yang akan menjadi langkah maju yang signifikan dalam gencatan senjata yang rapuh dengan Israel.

"Banyak orang mengatakan mereka tidak akan pernah melucuti senjata. Tapi tampaknya mereka akan melucuti senjata," kata Trump dalam rapat kabinet.

Trump memuji kerja sama dengan Hamas, yang selama ini dianggapnya sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat itu.

"Mereka memang membantu kami dengan jenazah-jenazah itu, memulangkannya, dan keluarga itu sangat berterima kasih," kata Trump.

Trump juga telah meminta laporan perkembangan situasi di Timur Tengah dari utusan khususnya, Steve Witkoff, yang seperti yakin bahwa Hamas bakal menyerahkan senjatanya.

"Kami telah mengusir teroris dari sana dan mereka akan melakukan demiliterisasi. Mereka akan melakukannya karena mereka tidak punya pilihan," kata Witkoff.

"Mereka akan menyerahkannya. Mereka akan menyerahkan AK-47," katanya kepada Trump.

Perlucutan senjata merupakan bagian kunci dalam fase kedua rencana gencatan senjata yang disepakati pada bulan Oktober.

Sebuah komite teknokrat Palestina juga telah dibentuk yang tujuannya akan mengambil alih pemerintahan di Jalur Gaza yang diporak-porandakan Israel itu.

Trump mengatakan, Hamas memiliki waktu singkat untuk melucuti senjata atau akan ada konsekuensi mengerikan' setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Hamas mengatakan akan membubarkan pemerintahan Gaza-nya bila badan Palestina yang baru sudah mengambil alih kekuasaan.

Dihadang Israel

Sementara itu Benjamin Netanyahu yang dicari diburu Mahkamah Pidana Internasional atas tuduhan melakukan kejahatan perang di Gaza itu memastikan membangun kembali Gaza tidak akan diizinkan, dan tentara Israel akan menghadangnya selama Hamas tidak melucuti senjatanya.

Media Israel, Haaretz yang mengutip para pejabat Israel mengatakan, bahwa mempercepat pembangunan kembali Gaza tanpa melucuti senjata Hamas akan menimbulkan ancaman bagi Israel. 

Netanyahu sebelumnya menyatakan bahwa fase selanjutnya dari perjanjian gencatan senjata  adalah pelucutan senjata Hamas, dan ia menekankan tidak akan ada proses rekonstruksi di Gaza yang dimulai sebelum perlucutan senjata tercapai.

Benjamin Netanyahu mengindikasikan, bahwa pembicaraan tentang memulai proses rekonstruksi di Gaza sebelum perlucutan senjata tidak akan terjadi.

"Saya memang sudah mendengar klaim bahwa Gaza akan diizinkan untuk dibangun kembali sebelum perlucutan senjata. Ini tidak akan terjadi," tambahnya.

Donald Trump sendiri telah menekan Hamas agar menyerahkan senjatanya. "Hamas memainkan peran utama dalam memulangkan semua tahanan Israel dari Jalur Gaza," jelasnya.

Dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Donald Trump menyatakan ia ingin melucuti senjata Hamas. "Hamas adalah faktor kunci dalam pembebasan semua sandera. Kami tidak senang dengan mereka, dan mereka harus membebaskan para sandera," katanya.

"Sekarang kita juga ingin melucuti senjata Hamas. Banyak yang mengatakan mereka tidak akan pernah menyerahkan senjata mereka. Tetapi tampaknya mereka akan melakukannya, seperti ketika mereka membantu memungut jenazah para sandera," ujar Trump. (*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pati just now

Welcome to TIMES Pati

TIMES Pati is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.