Putri Gus Dur, Inayah Wahid: Pati sebagai Simbol Pergerakan Nasional
Inayah Wahid menegaskan bahwa Pati merupakan salah satu titik awal pergerakan di Indonesia.
TIMESINDONESIA – Kehadiran putri bungsu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wahid, di Pengadilan Negeri Pati hari ini memberikan suntikan moral besar bagi masyarakat. Inayah hadir secara khusus untuk mendampingi dan memantau langsung jalannya sidang putusan terhadap Supriyono alias Botok dan Teguh, yang akhirnya dinyatakan bebas dari segala tuduhan oleh majelis hakim.
Dalam suasana sidang yang berlangsung menegangkan, Inayah menegaskan bahwa kehadirannya merupakan representasi dari keluarga besar Gus Dur untuk berdiri bersama rakyat Pati. "Saya Inayah Wahid, mewakili keluarga Gus Dur, hari ini menemani teman-teman di Pati," ujarnya di sela-sela persidangan.
Menanggapi putusan bebas tersebut, Inayah menyampaikan rasa syukur yang mendalam, terlebih momentum ini terjadi di bulan suci Ramadan. Ia menilai putusan ini sebagai bukti nyata bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap.
“Alhamdulillah, Mas Botok dan Teguh bebas. Di bulan Ramadan ini kita ditunjukkan oleh Allah bahwa yang benar akan benar, dan akan terlihat yang salah akan ketangkap KPK,” ungkap Inayah dengan nada tegas.
Meskipun menyambut baik hasil sidang, Inayah mengingatkan bahwa vonis bebas ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar. Ia menekankan bahwa masih banyak "pekerjaan rumah" dan tugas yang menanti untuk diselesaikan.
Inayah Wahid menegaskan bahwa Pati merupakan salah satu titik awal pergerakan di Indonesia, sehingga ia berpesan agar masyarakat terus konsisten bergerak karena perjuangan ini bukan hanya soal lingkup lokal, melainkan demi keadilan di tingkat nasional.
Menurutnya, apa yang terjadi di Pati memiliki dampak luas bagi peta perjuangan di tanah air, sebuah pesan moral yang disambut haru oleh para pendukung yang setia mengawal kasus ini hingga akhirnya membuahkan putusan bebas di persidangan.
Hingga saat ini, suasana di sekitar pengadilan Pati masih dipenuhi oleh para pendukung yang merayakan kebebasan Botok dan Teguh dengan tertib, didampingi oleh jaringan Gusdurian dan tim hukum. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


