Kemenkes Targetkan Skrining TB di 120 Titik Kabupaten Pati
Kementerian Kesehatan menggencarkan Cek Kesehatan Gratis di 120 titik di Kabupaten Pati untuk menekan angka kasus Tuberkulosis (TB). Program ini meliputi skrining kesehatan, terapi pencegahan, hingga renovasi hunian tidak layak bagi pasien.
PATI – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan langkah masif dalam menanggulangi penyakit Tuberkulosis (TB) dengan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 120 titik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Langkah ini diambil guna memutus rantai penularan dan mendeteksi dini kasus baru di wilayah tersebut.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Oktavianus, mengungkapkan bahwa perhatian serius diberikan kepada Kabupaten Pati mengingat daerah tersebut mencatat 2.658 kasus TB pada tahun sebelumnya.
“Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia untuk kasus TB. Ini harus menjadi perhatian serius. Kita ingin kasus TB bisa segera ditekan,” ujar Benjamin yang akrab disapa Benny, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Skrining Massal hingga Tingkat Desa
Dalam kunjungannya ke Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Benny meninjau langsung pelaksanaan CKG bagi keluarga pasien TB. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi skrining kesehatan menyeluruh hingga prosedur foto rontgen.
Program ini ditargetkan menyentuh 120 titik di seluruh Kabupaten Pati dengan melibatkan fasilitas kesehatan di tingkat desa, seperti posyandu dan kantor pedukuhan. Benny menegaskan bahwa saat ini pemerintah memiliki dua prioritas kesehatan nasional, yakni penanganan stunting dan pemberantasan TB.
“Kita kejar masyarakat yang belum sakit untuk diberikan terapi pencegahan, sementara yang sudah terdiagnosis langsung mendapatkan pengobatan,” tegasnya.
Perbaikan Lingkungan dan Renovasi Rumah
Selain intervensi medis, pemerintah juga menyoroti faktor lingkungan sebagai pemicu penyebaran bakteri TB. Rumah dengan ventilasi buruk dan tidak layak huni menjadi target program renovasi pemerintah.
Hingga saat ini, sebanyak 34 rumah di Kabupaten Pati telah didaftarkan untuk mendapatkan bantuan renovasi. Upaya ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas udara di hunian pasien sehingga risiko penularan ke anggota keluarga lain dapat diminimalisasi.
Target Pendataan 10 Hari
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pendataan ulang seluruh pasien TB dalam waktu 10 hari kalender. Pendataan ini mencakup pasien lama maupun temuan kasus baru pada tahun berjalan.
“Kami akan data dalam 10 hari ke depan dan melaporkannya ke Kementerian Kesehatan. Potensi penambahan kasus tetap ada,” jelas Risma.
Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan TB memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga kesadaran aktif masyarakat untuk mengikuti skrining kesehatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

